December 3, 2009

Kalau Saja itu Matahari

Katanya matahari menyinari bumi

Membuat peluh yang seakan terpaksa ini jatuh perlahan menetesi ribuan jalanan berlalu

Menutup mata ketika sinarnya tak sanggup terbaca oleh kaca mata

Namun hangatnya membuat partikel partikel tubuh sekaan terbuai lemas dengan senyumannya

Itukah kau?

Kuharap iya, meski matamu redup malam tiba

Atau sekedar dinginnya salju datang melanda

Kurasa itulah kau

Matahari membagi cintanya, kurasa

Butirannya menyejukkan meskipun panasnya menyengat

Sinarnya membuat kita terharu seiring dengan berhentinya kaki melangkah

Kau tersenyum

Sesekalinya kau mencoba memainkan cinta diatas lidahmu yang nampak lincah membuai kata

Tapi tertutup kembali

Pernahkah kau dengar duniaku?

Semoga, karena selalu kuharap

Kalau saja itu matahari